Bula, — Dalam upaya memperkuat peran perguruan tinggi Islam dalam membangun masa depan bangsa, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Seram Timur menyelenggarakan Workshop Kurikulum bertajuk “STAI Seram Timur Mewujudkan Kurikulum Integratif, Menyongsong Indonesia Emas.”
Kegiatan yang berlangsung di Aula STAI Seram Timur ini diikuti oleh berbagai unsur — mulai dari pimpinan dan dosen STAI Seram Timur, perwakilan instansi pemerintah daerah, lembaga pendidikan, hingga organisasi mitra strategis di Kabupaten Seram Timur. Suasana workshop berlangsung dinamis, penuh semangat kolaborasi, dan menjadi wadah penting untuk menyatukan visi menuju pendidikan tinggi Islam yang unggul dan relevan dengan tantangan zaman.
Dalam sambutannya, Ketua STAI Seram Timur menegaskan bahwa kurikulum integratif merupakan kunci untuk melahirkan generasi yang tidak hanya kuat dalam ilmu keagamaan, tetapi juga kompeten dalam bidang sains, teknologi, dan sosial kemasyarakatan.

“Kami ingin menjadikan STAI Seram Timur sebagai pusat lahirnya intelektual Muslim yang moderat, visioner, dan siap bersaing di era global. Kurikulum integratif adalah fondasi untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045,” ujar Ketua STAI Seram Timur dengan penuh optimisme.
Workshop ini menghadirkan narasumber berpengalaman dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan tinggi Islam, yang membahas topik-topik strategis seperti Outcome-Based Education (OBE), implementasi Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM), serta integrasi antara ilmu agama dan ilmu umum.

Melalui diskusi intensif dan sesi perumusan bersama, peserta workshop diharapkan mampu menghasilkan rancangan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman dan kearifan lokal Seram Timur.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen STAI Seram Timur dalam berinovasi dan berkolaborasi demi mencetak generasi emas Indonesia yang berilmu, berakhlak, dan berkontribusi bagi bangsa.